Tips Merawat Rambut Berhijab

1. Sebelum mandi, sisir dulu rambut Anda


Sisir rambut Anda dengan wide-tooth comb (sisir bergerigi jarang dan lebar dengan bentuk pipih tipis) untuk meluruskan kembali rambut yang kusut. Langkah ini terlihat sepele namun sangat penting karena Anda biasanya menata rambut Anda dalam ikat kuda atau sanggulan, dan ini sering meremas rambut. Menyisir rambut sebelum mandi adalah langkah awal yang baik untuk menghindari rambut rontok.


Sikat rambut Anda dua kali sehari, bukan cuma untuk mencegah kusut dan menjaga rambut Anda lepek, juga sekaligus membantu merangsang sirkulasi darah ke kulit kepala Anda.


2. Gunakan shampo khusus kulit kepala sensitif/rambut rusak atau non-kondisioner


Rambut berhijab cenderung berminyak dan lembap. Menggunakan shampo ringan khusus kulit kepala sensitif akan menyeimbangkan kondisi kulit kepala Anda dan mencegah ketombe hadir, yang dapat memicu rambut rontok. Penting untuk selalu memilih shampo dan kondisioner yang ringan untuk mencegah rambut dari kerusakan yang disebabkan oleh bahan kimia.


Juga, ingat untuk tidak menggunakan shampo dan kondisioner setiap hari. Adalah lebih baik jika Anda menggunakannya berselang hari.


3. Masker rambut adalah sahabat Anda


Coba untuk deep-moisturise rambut Anda dengan minyak rambut bervitamin seminggu sekali. Jika Anda tidak dapat menemukan minyak rambut komersil, racik dua-tiga jenis minyak alami (minyak zaitun, minyak almond, minyak biji bunga matahari — apapun) untuk meramu sebuah masker rambut yang menakjubkan. Seminggu sekali, duduk di bawah paparan matahari pagi tanpa berhijab dan pijat-pijat kepala Anda selama 20 menit. Sinar matahari pagi mengandung vitamin D yang akan dicerna oleh tubuh untuk mendorong kesehatan rambut dan kulit kepala. Alternatifnya, oleskan masker rambut kaya vitamin dua-tiga kali seminggu. Krim, vitamin, dan beberapa pijatan lembut akan membantu rambut Anda tumbuh lebih baik.


Jika Anda tidak ingin melakukannya sendiri, pergi ke salon atau spa secara teratur. Biarkan tangan profesional merawat rambut Anda sesuai kebutuhannya.


4. Biarkan rambut sepenuhnya kering sebelum memakai jilbab


Hindari mengikat rambut Anda dan memakai jilbab saat rambut Anda masih basah. rambut basah lebih sensitif dan rentan terhadap kerusakan, sehingga mengikat itu erat saat basah akan menyebabkan ketegangan yang tidak perlu untuk helai rambut yang sudah terlanjur lemah. Belum lagi, ini juga dapat menyebabkan ketombe.


Blow-dry atau catok rambut juga bukan pilihan. Kedua alat ini hanya akan merusak rambut Anda. Tapi, jika Anda benar-benar butuh menggunakan pengering rambut, atur suhu di paling rendah hingga sedang.


5. Jangan ikat rambut terlalu kencang


Kadang, kita tidak menyadari fakta bahwa untuk menjaga rambut kita tetap rapi tanpa ada cuatan rambut di sana-sini, kita mengikat rambut begitu keras sampai kaku. Hindari melakukan hal ini. Selalu lebih baik untuk menatanya dalam ikat kuda atau cepolan longgar di bawah jilbab. Helai rambut akan bisa melemah jika mereka ditarik erat, menyebabkan rambut rontok. Satu hal yang perlu diingat: selalu mencoba untuk mengubah belahan rambut dari waktu ke waktu untuk mencegah garis tepi rambut Anda menipis dan rontok.


6. Gerai rambut sesekali


Mengenakan jilbab tidak berarti Anda selamanya mengekang rambut dalam ikatan dan penutup rambut. Walaupun kesempatannya akan jauh lebih sedikit daripada mereka yang tidak berhijab, jangan lupa untuk sesekali melepas ikatan rambut dan biarkan rambut tergerai bebas saat di rumah atau di kamar. Setelah melepas ikatan rambut, sisir dan pijat-pijat kepala untuk melancarkan sirkulasi darah.


7. Potong rambut


Cobalah untuk memangkas rambut secara teratur (setiap 4-6 minggu sekali sangat dianjurkan) untuk menyingkirkan ujung-ujung yang kering dan bercabang. Jadi, bahkan jika tidak ada orang lain mendapat untuk melihat rambut Anda, jangan mengabaikan rambut Anda dan pastikan untuk memotongnya secara teratur untuk membiarkannya tetap tumbuh dengan sehat.


8. Pilih bahan hijab yang bersahabat dengan kulit


Wajib bagi setiap wanita memahami kain apa yang harus ia gunakan untuk hijabnya. Cobalah untuk menggunakan kain yang ramah kulit yang memiliki jalur keluar-masuk udara.


Jika memungkinkan, cobalah untuk memakai serat alami yang ringan. Bahan alami yang lembut pada rambut Anda dan akan memungkinkan rambut Anda untuk bernapas lebih baik. Kain chiffon atau katun, misalnya. Hijab katun akan memberikan lebih bayak udara ke kulit kepala Anda sambil sekaligus tetap menjaga rambut Anda tertutup. Jika Anda lebih suka kain sintetis, seperti nylon atau polyester, pastikan untuk menggunakan underscarf untuk membantu melindungi rambut Anda dari risiko gesekan antar kulit kepala dan bahan kain yang dapat menyebabkan kerusakan rambut.


Saat cuaca panas, gunakan jilbab berkain tipis dan adem. Di hari-hari yang dingin, tak jadi masalah apa pilihan jilbab Anda tapi ingat untuk menghindari memakai jilbab hitam selama hari-hari panas karena hitam bersifat menyerap panas.


9. Makan makanan kaya asam amino dan protein


Rambut rusak juga bisa menandakan kesehatan tubuh yang tidak optimal. Pastikan Anda menjalani pola makan seimbang dengan makan makanan sehat setiap hari, terutama sumber makanan kaya protein dan zat besi, seperti salmon, kenari, telur, dan bayam. Nutrisi yang Anda ambil dalam setiap hari membantu untuk membentengi dan memelihara setiap helai rambut Anda. Anda juga dapat menggunakan suplement vitamin yang akan membantu meningkatkan pertumbuhan rambut sehat.


 


sumber : 



https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/puasa-ramadhan-2017/merawat-rambut-bagi-wanita-berhijab/